Perpustakaan atau Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Al-Azhari didirikan pada tanggal 2 Mei 2012, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Tanggal ini dipilih sebagai momentum kelahiran TBM Al-Azhari, mengingat peran penting perpustakaan sebagai jantung pendidikan. Tanpa adanya perpustakaan yang baik dan lengkap, mustahil tercipta sistem pendidikan yang maju dan berkualitas.
Kemajuan dan kualitas pendidikan suatu bangsa sangat ditentukan oleh tingkat literasi masyarakatnya. Salah satu indikator literasi dapat dilihat dari jumlah buku yang dibaca serta informasi yang diakses oleh masyarakat. Dalam konteks ini, TBM berfungsi sebagai institusi pengumpulan, pengelolaan, dan penyebaran informasi dalam berbagai bentuk, baik media cetak konvensional maupun media digital.
Kedua jenis media ini memiliki karakteristik tersendiri, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, pengembangan literasi tidak hanya bergantung pada buku, tetapi juga pada alat bantu belajar non-buku, baik konvensional maupun digital, seperti alat peraga tiga dimensi dan audio-visual. Contohnya meliputi model-model makhluk biologis (manusia, hewan, tumbuhan), objek astronomi (bumi, bulan, matahari, galaksi), serta alat bantu untuk mempelajari geografi dan fenomena alam lainnya.
Lebih jauh, perpustakaan atau TBM juga berperan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan, dengan tujuan membentuk masyarakat yang cerdas, terampil, dan melek teknologi. Oleh karena itu, selain mengoleksi buku fisik dan digital, perpustakaan sebaiknya dilengkapi dengan ruang belajar yang memadai, termasuk fasilitas multimedia dan audio-visual.
Perpustakaan atau TBM juga memiliki fungsi sebagai pusat penelitian dan pengembangan (R&D), khususnya dalam bidang sains, teknologi, dan sosial humaniora. Dalam proses penelitian ilmiah, dibutuhkan referensi yang valid, terpercaya, dan objektif, yang dapat diperoleh melalui koleksi perpustakaan, baik dalam bentuk buku maupun sumber non-buku.
Demikianlah sekilas pengantar mengenai profil Perpustakaan atau Taman Bacaan Masyarakat Al-Azhari. Semoga dapat menjadi dasar pemikiran dan arah kebijakan dalam menyusun program kerja, serta semakin memperkuat eksistensi TBM sebagai pusat literasi dan pemberdayaan masyarakat.Sekian Terimakasih.
Hormat kami,
Dr. Zakwan, STP., MAP
Pimpinan Perpustakaan / TBM Al-Azhari